Saturday, July 30, 2005

Bisku terlambat

Aku ketinggalan bus, padahal aku ingin cepat sampai di rumah.
Ah...andai aku tiba lebih awal 1 menit pasti aku nggak menunggu di bis ini, duduk menunggu penumpang penuh...

Akhirnya bis berangkat...
Sesampai di tol bis yg aku tumpangi melambat..

Aku yang sedang baca komik melongok keluar, aku lihat bis yang ingin aku tumpangi tadi kecelakaan...wheeeeew

Subhanallah...

Terima kasih ya Allah...aku terlambat...
(----> for last july 2005)

Thursday, July 28, 2005

Menungso iku diuji dhisek baru diujo..

Menungso iku diuji dhisek baru diujo..
(manusia itu diuji dulu baru jadi pemenang)
Selalu kata-kata itu yang aku dengar dari Bapakku setiap kali aku berkeluh kesah pada beliau..sejak aku kecil sampai sekarang..
Awalnya aku tak mengerti sepenuhnya apa maksud Bapak..
Aku resapi maknanya..kenapa Bapak selalu mengatakan hal yang sama?
Aku resapi benar-benar dan aku menyadari dasyatnya kata itu dalam hidupku.
Aku tidak sedang menuhankan atau mengkultuskan kata..tapi aku meresapinya dan memaknai setiap artinya.
Hidup..yang beginilah hidup, ketika aku benar-benar terlepas dari tanggung jawab orang tuaku dan mandiri aku merasakan kedalaman makna kata itu..
Memang hidup adalah perjuangan..setelah selesai satu perjuangan dihadapkan pada perjuangan selanjutnya.
Siapa yang tahan uji dialah pemenangnya..
Hmm...benar2 membuatku bersemangat menantang fase-fasenya.
Memang nahkoda yang tangguh muncul setelah badai mengujinya berulang-ulang..
Terima kasih Bapak..luv u forever

Wednesday, July 27, 2005

ABSURD

...satu kata yang mewakiliku...
aku tak sedang bergerak tapi aku tak diam
aku tak sedang gila tapi aku kosong
aku tak sedang bernyanyi tapi aku dengar senandung
aku tak sedang sendiri tapi aku merasa sepi
aku tak sedang putus asa tapi aku tak bisa bertindak
keberanian tak sedang meninggalkanku
kebenaran tak sedang menjauhiku
dimataku hanya ada dua warna
hitam
putih
itu saja...
kemana mijikuhibiniyu yang selama ini aku lihat
menunggu hujan bersahabat dengan matahari
sampai kapan?
karena hujan masih bergandengan mesra dengan badai
dan matahari sendiri berjalan tanpa peduli panasnya membakar otakku
aku tak sedang diam
membiarkan semua mengatur langkah-langkah
aku hanya butuh nutrisi otak


Tuesday, July 26, 2005

"utek kui diGAWE..ora mung diGOWO"
mungkin kata2 itu yang selalu keluar saat ini...
menghadapi fenomena pemikiran yang tak pernah ada ujung dan penyelesaian
manusia yang tak bisa disebut manusia sepenuhnya
aku tidak sedang mencaci pun juga tak sedang mengeluh ...
aku hanya sedang mengamati dan diamati
aku sedang menunjuk dan ditunjuk
tanpa ada penengah...
tak ada pilihan warna karena yang ada hanya hitam dan putih
abu-abu hanya menjadi simbol dari keraguan
bapakku pernah berpesan …
"menungso iku diUJI disek baru diUJO"